Rabu, Juli 23, 2008

TERPERANGKAP DALAM HATI YANG BERKACA KACA

Berterbangan harap tanpa nyata
Hanya beberapa kata yang sempat terucap
Cinta, cinta dan cinta
Berulang kali itu terucap
Aku tak bisa keluar dari kalimat itu
Seperti lalat di depan jendela saat ini aku
Berusaha ku keluar melihat kenyataan
Tapi terhalang dinding transfaran yang tembus pandang
Lidahpun tak mampu lagi berkata
Hanya kebodohan dan sedikit harap yang ada

Keindahan yang tak bisa kuraih
Kucoba terbangkan anganku kesana
Tapi jiwaku tertinggal dan terkurung dalam keadaan
Sebuah penjara yang menyiksa
Kebebasan mungkin akan jadi mimpi saja

Mungkin raga ini akan membusuk
Tapi rasa ini yang akan terus ada
Penjara ruang kaca ini akan jadi sebuah museum
Dimana banyak peninggalan untuk cinta dan cita
Walau semua tau kenyataannya telah sirna

Aku frustasi
Kuhantam dinding jiwa
Dadaku tergores oleh serpihan harap yang tinggal puing
Asaku melemah
Hayalanku sirna dan angankupun punah
Selalu ingatlah bahwa semua ini ada ahir
Dan itulah yang mengantarku dalam kekal
Selalu mengingat kisah

Tidak ada komentar:

Mata hari kembali

Mata hari kembali
saat siang tak lagi setia dengan sang surya gelap datang selimuti dan malam akan datangkan hiasannya seperti bintang dan bulan untuk tempat yang selalu dirundung sunyi, malam .... ? ruang kontemplasi dan instropeksi buat diriku.